Senin, 29 Desember 2014

2014

Tahun 2014 sungguh menjadi tahun yang mungkin menjadi salah satu tahun yang  tidak akan pernah saya lupakan. Karena di tahun tersebut lah banyak sekali hal-hal atau peristiwa yang tidak pernah saya duga sebelumnya kalau itu akan datang menimpa hidup saya.
Di tahun inilah (2014) saya harus bisa menyukai dan mencintai sesuatu yang benar-benar tidak saya inginkan, saya merasa seperti orang yang tidak berguna "aku kalah",  karena pada nyatanya hal yang tidak saya inginkan tersebut mungkin akan selamanya menjadi bagian dari kehidupan saya. Tapi lambat-laun saya mulai terbiasa dengan hal tersebut dan mulai menyukai dan mencintai hal tersebut.
Tahun 2014 juga lah saya harus kehilangan orang yang sangat saya sayangi dan cintai, saya harus kehilangan Babah/nenek/eyang karena sakit yang dideritanya. Saya ingat betul saat itu hari jum'at 18 juli 2014 sekitar jam 14:30an di rumah sakit bhakti yudha depok jawa barat, beliau berpulang kepada-Nya setelah melewati masa kritis dari jam 12 siang kalo saya tidak salah ingat. Ada rasa kecewa karena mengapa Allah begitu cepat memanggilnya padahal pada bulan tsb saya baru menjadi mahasiswa baru dan sebentar lagi hari raya idul fitri. Seiring berjalannya waktu akhirnya saya tahu kalau ternyata Allah lebih sayang kepada babah sehingga Ia tidak mau melihat babah terus menderita karena sakit yang dideritanya..

Banyak sekali pengalaman-pengalaman entah itu suka entah itu duka yang terjadi pada tahun 2014 ini yang Insha Allah akan membuat diri saya menjadi pribadi yang lebih kuat,tegar,& lebih bijaksana lagi di tahun 2015 kelak.
Tidak ada resolusi yang wah atau fantastis di tahun 2015 ini. Saya hanya akan menjalani tahun 2015 ini dengan selayaknya dan semestinya serta berusaha melakukan yang terbaik dalam setiap usaha yang dilakukan seorang mahasiswa..
Terima kasih karena Ya Alloh karena Engkau telah membuat saya mengerti akan arti dari sebuah kehidupan.

Minggu, 14 Desember 2014

Cintailah dia yang bisa mendatangkan kecintaan kepada Allah SWT. Kalau kecintaanmu kepada seseorang justru membuat dirimu jauh daripada Allah, itu bukan Cinta. Karena tidak ada cinta yang jauh, justru cinta itu membuat dekat si pemilik. Cinta bukanlah sesuatu yang harus diucapkan, tapi cinta adalah sebuah pengorbanan yang tidak memerlukan balasan. Cinta tidak pernah menuntut dan cinta tidak pernah mengeluh bahkan cinta tidak pernah meminta apa-apa dari yang dicintainya.