Minggu, 31 Agustus 2014

Semua itu ada prosesnya. Kalau kita kepingin makan mie,maka kita harus melewati proses dimana mie itu dibuat dan barulah mie tersebut bisa kita makan. Nah sama halnya dengan saat ini. Saya sedang melalui proses dalam meraih mimpi-mimpi saya. Memang betul bahwa proses tersebut sangat tidak enak untuk dilalui karena saya harus bersusah payah untuk melalui proses tersebut,akan tetapi semua itu akan terbayar dengan tercapainya mimpi-mimpi kita. Asalkan kita terus berusaha dan berdoa agar kita selalu diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalaninya.. Ingat semua itu ada prosesnya

Sabtu, 16 Agustus 2014

Cerita Seram

Sore itu saya dalam perjalanan pulang dari sekolah, biasanya saya pulang pada siang hari akan tetapi karena hari ini ada pelajaran tambahan terpaksa saya harus pulang pada sore hari. Waktu sudah menunjukan pukul 17:20 tetapi saya masih tak kunjung sampai, maka dari itu saya putuskan untuk mengambil jalan pintas melewati kompleks pemakaman tua yang menurut warga sekitar terkenal angker. Konon kabarnya kalau orang yang nekat lewat kesana setelah lewat waktu ashar  pasti  selalu mendapat gangguan dari penunggunya entah itu penunggunya menapkan diri ataupun ada yang mengikuti orang yang lewat kesana. Setelah masuk kedalam komplek pemakaman dan menyusuri jalan setapak yang ada ditengah-tengannya, perasaan mencekam sangat terasa ditambah tiupan angin yang meniup pepohonan dan menerbangkan dedaunan kering, menambah ciut nyali dan membuat bulu kuduk merinding. Tiba-tiba terdengar samar-samar suara langkah kaki  dari belakang. Rasanya saya  ingin menoleh kebelakang, tapi perasaan takut ditambah suasana yang begitu mencekam membuat saya mengurungkan niat saya untuk menoleh kebelakang. Maka dari itu saya putuskan untuk berjalan lebih cepat agar cepat keluar dari tempat ini dan sampai dirumah. Ternyata ketika saya berjalan lebih cepat suara langkah kaki dibelakang pun ikut berjalan lebih cepat dan disertai suara sedikit serak memanggil "hey kamu tunggu,jangan lari" yang samar terdengar. Mendengar itu langkah saya semakin cepat, semakin cepat, nafas saya mulai terasa mau habis tapi saya tetap harus  mempercepat langkah saya... Tapi, aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh kaki saya tersandung batu dan "gubrak" saya terjatuh, lalu saya beranikan diri untuk memalingkan wajah kebelakang, ada bayangan yang agak samar-samar terlihat sedang berjalan kearah saya. Saya berusaha untuk bangkit dan berlari tapi nyatanya saya tidak bisa karena kaki terlalu sakit untuk berdiri. Lalu saya putuskan untuk menyeret kaki ini, tapi apa daya langkah kaki yang mengikuti tadi semakin dekat dan dan dan.. dia sudah berdiri dibelakang saya. Dengan perasaan yang tidak karuan saya mencoba untuk kedua kalinya saya menoleh kebelakang.. Terlihat sosok tinggi besar tepat dibelakang ,dan seketika itu pula saya berteriak "aaaaaaaa too ttooo tolongggggg ada setan....aaaaa tolong." saya berteriak sekuat tenaga .. Tapi sosok dibelakang saya malah menolong saya untuk berdiri dan dia berkata " suuuttt tidak baik berteriak ditempat seperti ini,saya ini bukan hantu saya ini sama seperti kamu. Saya ini juga manusia". Perlahan saya beranikan diri melihat wajahnya dan ternyata memang dia bukan setan dia hanya seorang pria tua kurus. Lalu dengan perasaan yang masih agak takut saya bertanya kepada pria tua tersebut  "mengapa bapak mengikuti saya tadi". Lalu pria tu tersebut menjawab dengan sedikit tersenyum "Saya ini penjual siomay di sekolah, kamu kan belum bayar siomay yang tadi , nah karena itu mamang ikutin kamu mau minta uang siomay nya, eh kamunya malah lari ya mamang kejar"... Saya baru ingat kalau tadi sebelum pulang saya terlebih dahulu membeli siomay dan belum sempat membayarnya hihihi :D

Senin, 11 Agustus 2014

"Berdoalah kamu sekalian kepada Allah dan kamu sekalian yakin Allah akan mengabulkannya. Dan ketahuilah,sesungguhnya, Allah SWT tidak mengabulkan doa yang datang dari hati yang lalai dan lengah"(HR. At-Tirmidzi dan Ahmad)
Demikianlah Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita agar kita berdoa kepada Allah, dan kita dalam keadaan yakin kepada-Nya bahwa Dia akan mengabulkan doa. Rasul menganjurkan kepada kita untuk berdoa secara kontinu, dengan penyerahan hati kepada Allah. Adapun hati yang lengah dan lalai, maka hati ini jauh dari Allah. Allah tidak melihat kepada diangkatnya tangan dan wajah, akan tetapi Allah melihat kepada hati.

Jangan berkecil hati dan bersedih. Ketahuilah, Allah dekat denganmu. Allah mendengarmu, melihatmu, dan mengetahui semua keadaanmu. Dan Dialah Allah Yang Maha Penyayang lagi Yang Mahamulia. Jika engkau berdoa kepada-Nya, ia akan mengabulkan. Dan sering Dia memberi sesuatu tanpa kita minta. Maka, berbaik sangkalah kepada Allah dan yakinlah bahwa Dia selalu bersamamu, melihatmu, dan mendengarmu. Dia lebih sayang kepada kita dari sayangnya seorang ibu kepada anaknya.

Minggu, 10 Agustus 2014

Jadi Dalam kehidupan kita itu sebetulnya,kalau semakin banyak memberi maka akan semakin banyak menerima. Termasuk Ilmu dan Cinta,semakin kita berikan tentu saja akan semakin banyak kita menerima kembali.

Sabtu, 09 Agustus 2014

Cintailah dia yang bisa mendatangkan kecintaan kepada Allah SWT. Kalau kecintaanmu kepada seseorang justru membuat dirimu jauh daripada Allah,itu bukan Cinta. Karena tidak ada cinta yang jauh,justru cinta itu membuat dekat si pemilik cinta. Maka engkau harus faham,cinta harusnya melahirkan kasih sayang,bukan kasih syahwat. Itu bukan cinta karena cinta yang mahirkan kasih syahwat akan membuat jauh si pemilik cinta. Maka Bismillah dengan menyebut nama Allah sang pemilik cinta. Cintailah dia sesuai dengan keinginan Allah SWT.

Jumat, 08 Agustus 2014

Makna Salam

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ternyata ini (salam) bukan hanya sekedar sebuah ungkapan dan ucapan, tapi juga sebuah praktek diri. Salam bukan hanya terucap dari lisan,tapi juga terlihat dari gerak dan perbuatan bagaimana diri ini keberadaaannya tidak mengancam orang lain, tidak adanya dirindukan,adanya enggan orang untuk berpisah darinya. Itulah makna salam

Mencintai Allah yang sesungguhnya

Bicara Cinta, seringkali diri ini menemukan jalan buntu bagaimana mencintai Allah yang sesungguhnya, padahal setiap hari diri ini mendapatkan ilmu bagaimana mencintai Allah yang sesungguhnya.
Tapi suatu ketika kekasih kita menelepon dimalam hari dan pada ketika itu pula sebenarnya kita sedang mengantuk akan tetapi ketika kita tahu kalau yang menelepon itu adalah kekasih kita maka seketika itu pula segenap jiwa raga bangkit hilang rasa kantuk.
Seperti itulah sebetulnya cara mencintai dan dicintai Allah SWT. Cinta bukanlah sesuatu yang harus diucapkan, tapi cinta adalah sebuah pengorbanan yang tidak memerlukan balasan. Cinta tidak pernah menuntut dan cinta tidak pernah mengeluh bahkan cinta tidak pernah meminta apa-apa dari yang dicintainya.
Maka Ya Rabbana, ajarkan kami bagaimana mencintai Engkau, jangan biarkan kami tersesat dalam hutan, hutan kemunafikan dalam belantara ketidakfahaman, dalam kesesatan ilmu. Hanya Engkau Ya Allah yang mampu menunjukan kemana kami harus mencintai dan kepada siapa cinta ini harus kami berikan. Semoga Engkau, Engkau menjadi sesuatu yang paling kami Cintai.