Kontaminasi
Silang
Kontaminasi
silang adalah proses perpindahan mikroba dari satu objek ke objek yang lain.
Proses kontaminasi silang bisa terjadi melalui banyak jalan, secara langsung
dan tidak langsung. Jika perpindahan mikroba terjadi dari sumber mikroba ke
makanan siap santap, maka proses kontaminasi terjadi secara langsung, seperti
yang terjadi ketika cairan daging mentah menetes dan mengenai sayuran yang akan
disajikan sebagai lalap atau ke makanan siap santap; atau jika makanan siap
santap jatuh ke lantai. Kontaminasi tidak langsung terjadi jika mikroba dari
suatu sumber dipindahkan ke pangan siap santap dengan perantaraan permukaan non
pangan seperti tangan, perkakas dan peralatan memasak yang digunakan.
Tangan,
permukaan tempat bekerja, pisau dan perkakas dapur lainnya, papan pengiris
dan/atau pengiris mekanis, kain lap, wadah/bak pencucian dan hama adalah objek
yang paling sering menjadi perantara terjadinya kontaminasi silang tidak
langsung. Beberapa perantara ini seperti tangan, pisau, kain lap dan hama, akan
memindahkan mikroba berbahaya ke seluruh bagian dapur, sementara sebagian yang
lain misalnya papan pengiris dan bak pencucian akan mengontaminasi makanan yang
dikontakkan ke mereka.
Kontaminasi
silang dapat menyebabkan keracunan pangan ketika mikroba yang dipindahkan dari
berbagai objek ke makanan siap santap adalah bakteri berbahaya. Mikroba yang
mengontaminasi makanan siap santap bisa tumbuh sangat cepat karena ketiadaan
mikroba kompetitornya (mikoba lain sudah mati saat proses pemasakan).
Biasanya,
mikroba membutuhkan waktu dan udara yang hangat untuk tumbuh dan berkembang
hingga akhirnya mencapai jumlah yang cukup banyak untuk menyebabkan keracunan
makanan. Tetapi beberapa bakteri dapat menyebabkan bahaya, hanya dalam jumlah
sedikit; contohnya adalah campylobacter dan E. coli 0157:H7 yang bisa menjadi
berbahaya walaupun misalnya hanya berasal dari satu tetes air daging.
Cara
mencegah kontaminasi silang :
1.
Memisahkan makanan mentah dengan makanan siap santap
2. Menjamin
kebersihan permukaan kerja dan peralatan
3. Menyimpan
makanan dalam kondisi tertutup
4. Menjaga
kebersihan tangan
5.
Pengendalian hama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar