Sore itu saya dalam perjalanan pulang dari sekolah, biasanya saya pulang pada siang hari akan tetapi karena hari ini ada pelajaran tambahan terpaksa saya harus pulang pada sore hari. Waktu sudah menunjukan pukul 17:20 tetapi saya masih tak kunjung sampai, maka dari itu saya putuskan untuk mengambil jalan pintas melewati kompleks pemakaman tua yang menurut warga sekitar terkenal angker. Konon kabarnya kalau orang yang nekat lewat kesana setelah lewat waktu ashar pasti selalu mendapat gangguan dari penunggunya entah itu penunggunya menapkan diri ataupun ada yang mengikuti orang yang lewat kesana. Setelah masuk kedalam komplek pemakaman dan menyusuri jalan setapak yang ada ditengah-tengannya, perasaan mencekam sangat terasa ditambah tiupan angin yang meniup pepohonan dan menerbangkan dedaunan kering, menambah ciut nyali dan membuat bulu kuduk merinding. Tiba-tiba terdengar samar-samar suara langkah kaki dari belakang. Rasanya saya ingin menoleh kebelakang, tapi perasaan takut ditambah suasana yang begitu mencekam membuat saya mengurungkan niat saya untuk menoleh kebelakang. Maka dari itu saya putuskan untuk berjalan lebih cepat agar cepat keluar dari tempat ini dan sampai dirumah. Ternyata ketika saya berjalan lebih cepat suara langkah kaki dibelakang pun ikut berjalan lebih cepat dan disertai suara sedikit serak memanggil "hey kamu tunggu,jangan lari" yang samar terdengar. Mendengar itu langkah saya semakin cepat, semakin cepat, nafas saya mulai terasa mau habis tapi saya tetap harus mempercepat langkah saya... Tapi, aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh kaki saya tersandung batu dan "gubrak" saya terjatuh, lalu saya beranikan diri untuk memalingkan wajah kebelakang, ada bayangan yang agak samar-samar terlihat sedang berjalan kearah saya. Saya berusaha untuk bangkit dan berlari tapi nyatanya saya tidak bisa karena kaki terlalu sakit untuk berdiri. Lalu saya putuskan untuk menyeret kaki ini, tapi apa daya langkah kaki yang mengikuti tadi semakin dekat dan dan dan.. dia sudah berdiri dibelakang saya. Dengan perasaan yang tidak karuan saya mencoba untuk kedua kalinya saya menoleh kebelakang.. Terlihat sosok tinggi besar tepat dibelakang ,dan seketika itu pula saya berteriak "aaaaaaaa too ttooo tolongggggg ada setan....aaaaa tolong." saya berteriak sekuat tenaga .. Tapi sosok dibelakang saya malah menolong saya untuk berdiri dan dia berkata " suuuttt tidak baik berteriak ditempat seperti ini,saya ini bukan hantu saya ini sama seperti kamu. Saya ini juga manusia". Perlahan saya beranikan diri melihat wajahnya dan ternyata memang dia bukan setan dia hanya seorang pria tua kurus. Lalu dengan perasaan yang masih agak takut saya bertanya kepada pria tua tersebut "mengapa bapak mengikuti saya tadi". Lalu pria tu tersebut menjawab dengan sedikit tersenyum "Saya ini penjual siomay di sekolah, kamu kan belum bayar siomay yang tadi , nah karena itu mamang ikutin kamu mau minta uang siomay nya, eh kamunya malah lari ya mamang kejar"... Saya baru ingat kalau tadi sebelum pulang saya terlebih dahulu membeli siomay dan belum sempat membayarnya hihihi :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar